Cara melacak lamaran kerja dengan papan sederhana
Makin banyak lowongan yang kamu lamar, makin mudah ada yang terlewat. Panduan ini menunjukkan cara mengatur lamaran kerja dengan papan berkolom sederhana, dari lowongan incaran sampai tawaran kerja, lengkap dengan catatan wawancara dan tanggal follow up.
Kenapa lamaran kerja perlu dilacak
Mengandalkan ingatan dan riwayat email jarang cukup saat kamu melamar ke banyak tempat sekaligus. Masalah yang paling sering muncul:
- Follow up terlewat. Kamu lupa kapan mengirim lamaran, jadi tidak tahu kapan waktu yang pas untuk menanyakan kabar.
- Deadline terlupa. Lowongan incaran sudah ditutup sebelum kamu sempat melamar.
- Lamaran dobel. Kamu melamar posisi yang sama dua kali, atau melamar ulang ke perusahaan yang baru saja menolakmu.
- Lupa versi CV. Saat dipanggil wawancara, kamu tidak ingat CV dan surat lamaran versi mana yang dikirim.
- Tawaran bertabrakan. Dua perusahaan memberi tawaran dengan batas waktu menjawab yang berbeda, dan kamu baru sadar saat salah satunya sudah lewat.
Papan berkolom menyelesaikan semua itu dengan cara sederhana: satu catatan untuk satu lamaran, dan catatan itu pindah kolom mengikuti prosesnya. Sekali lihat, kamu tahu posisi setiap lamaran.
Kolom yang perlu ada di papan lamaran
| Kolom | Kapan catatan masuk | Yang ditulis di catatan |
|---|---|---|
| Mau dilamar | Kamu menemukan lowongan yang menarik | Perusahaan dan posisi, link lowongan, batas akhir lamaran, syarat utama |
| Sudah dilamar | Lamaran sudah terkirim | Tanggal kirim, lewat jalur apa, versi CV dan surat lamaran, tanggal follow up |
| Interview | Kamu dijadwalkan wawancara atau tes | Tanggal dan jam, online atau alamatnya, nama pewawancara, checklist persiapan |
| Tawaran | Kamu menerima tawaran kerja | Gaji dan tunjangan yang ditawarkan, tanggal mulai, batas waktu menjawab |
| Ditolak | Lamaran ditolak, atau lama tidak ada kabar | Tahap terakhir yang dicapai dan pelajaran untuk lamaran berikutnya |
Nama kolom boleh kamu sesuaikan. Yang penting urutannya mengikuti proses rekrutmen, dari kiri ke kanan. Begini contoh satu catatan yang sudah terisi:
PT Sinar Nusantara Logistik - Staf Logistik
Dikirim: 22 September 2026, lewat situs karier perusahaan
Batas akhir lowongan: 30 September 2026
CV: versi logistik, disesuaikan untuk lowongan ini
Surat lamaran: formal, 4 lampiran
Follow up: 6 Oktober 2026, lewat email ke tim rekrutmen
Tag: full-time, Makassar
Checklist: kirim lamaran (selesai), follow up (belum)
Jangan hapus catatan yang ditolak
Kolom Ditolak membantu kamu melihat pola. Kalau banyak lamaran berhenti di tahap yang sama, di situlah kamu perlu berbenah, misalnya menyesuaikan CV atau berlatih wawancara.
Catatan persiapan interview
Saat sebuah catatan pindah ke kolom Interview, tambahkan checklist persiapan. Isinya bisa seperti ini:
- Riset singkat tentang perusahaan: produknya, pelanggannya, dan berita terbarunya.
- Dua atau tiga cerita pengalaman dengan pola STAR: situasi, tugas, aksi, dan hasil.
- Pertanyaan yang ingin kamu ajukan ke pewawancara.
- Logistik: jam, link video call atau alamat, pakaian, dan dokumen yang perlu dibawa.
Untuk wawancara yang penting, buat papan terpisah khusus persiapannya, dengan kolom untuk riset, cerita, pertanyaan, dan latihan.
Atur tanggal follow up dan deadline
Tanggal adalah bagian yang paling sering terlupa. Empat kebiasaan kecil ini membantu:
Catat batas akhir lamaran
Begitu catatan masuk kolom Mau dilamar, tulis tanggal lowongan ditutup. Taruh yang deadline-nya paling dekat di urutan teratas.
Pasang tanggal follow up
Saat lamaran terkirim, tentukan kapan kamu akan menanyakan kabar. Kalau lowongan tidak menyebut jadwal seleksi, jeda satu sampai dua minggu itu wajar.
Perbarui saat itu juga
Pindahkan catatan tepat setelah mengirim lamaran atau menerima kabar. Menunda sampai nanti malam sering berarti lupa.
Tinjau papan seminggu sekali
Pilih satu waktu tetap, misalnya Senin pagi. Pindahkan catatan yang statusnya berubah, kirim follow up yang sudah waktunya, dan tambahkan lowongan baru.
Melacak lamaran di Dedlen Papan
Dedlen Papan adalah papan catatan tempel berkolom yang bisa kamu pakai untuk semua langkah di atas. Kamu bisa langsung mulai tanpa akun.
Buka Papan dan pilih template
Buat ruang kerja, lalu buat papan baru dari template Pantau lamaran kerja. Kolomnya sudah tersedia: Incaran, Sudah melamar, Wawancara, Tawaran, dan Ditutup. Namanya bisa kamu ganti.
Isi satu catatan per lamaran
Tulis perusahaan dan posisi sebagai judul, lalu tambahkan checklist, tanggal, dan tag seperti remote, full-time, atau nama kota. Papan bisa disaring menurut tag.
Geser catatan antarkolom
Setiap kali status lamaran berubah, pindahkan catatannya ke kolom berikutnya. Di ponsel, pakai menu Pindahkan ke di catatan itu.
Siapkan wawancara
Untuk wawancara penting, buat papan kedua dari template Persiapan wawancara.
Daftar untuk menyimpan dan berbagi
Tanpa akun, papan disimpan di browser yang kamu pakai. Setelah daftar, papan bisa disimpan di akun, dibagikan lewat link, dan dikerjakan bersama secara langsung.
Papan tanpa akun hanya ada di browser ini
Kalau kamu menghapus data browser atau berganti perangkat, papan tanpa akun tidak ikut. Untuk pencarian kerja yang berlangsung berminggu-minggu, pindahkan papanmu ke akun.
Isi papan dengan lowongan yang cocok
Kolom pertama butuh lowongan. Cari di Dedlen Loker, yang mengumpulkan lowongan dari halaman karier perusahaan dan situs lowongan. Sebelum mengirim lamaran, baca juga cara menyesuaikan CV dengan lowongan, lalu catat versi CV yang kamu kirim di catatannya.
Mulai papan pelacak lamaranmu sekarang, tanpa perlu akun.
Buka PapanPertanyaan umum
Perlu akun untuk memakai Dedlen Papan?
Tidak. Kamu bisa langsung membuat papan tanpa akun, dan papan disimpan di browser yang kamu pakai. Daftar kalau ingin menyimpan papan di akun, membukanya dari perangkat lain, atau membagikannya.
Apa bedanya melacak lamaran di papan dan di spreadsheet?
Spreadsheet cocok untuk data dengan banyak kolom. Papan lebih mudah dipakai sehari-hari: satu lamaran satu catatan, dan kamu cukup menggesernya saat status berubah. Mana pun yang kamu pilih, yang penting rajin diperbarui.
Kapan sebaiknya follow up lamaran kerja?
Kalau lowongan menyebut jadwal seleksi, tunggu sampai jadwal itu lewat. Kalau tidak, jeda satu sampai dua minggu setelah mengirim lamaran itu wajar. Kirim pesan singkat dan sopan, lalu catat tanggalnya.
Bisakah papan lamaran dibagikan ke teman atau mentor?
Bisa, untuk papan yang disimpan di akun. Kamu bisa membagikan link untuk dilihat, atau mengajak orang ikut mengedit secara langsung. Papan yang masih di browser perlu dipindahkan ke akun dulu.